Ratusan Ribu Insinyur Dibutuhkan Sukseskan MP3EI

Politik & Hukum

Saksi Korupsi BJB Cabang Tangerang Diperiksa

Jakarta, InfoPublik - Penyidik Kejaksaan Agung periksa saksi terkait kasus dugaan korupsi pemberian dan penggunaan fasilitas kredit modal kerja untuk pengembangan bisnis Crude Palm Oil dari Bank Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) cabang Tangerang kepada PT Primer Agroindustri Makmur.

"Hari ini penyidik telah mengagendakan pemeriksaan saksi Ahmad Fuad yang merupakan Mantan Staff Audit BJB untuk fasilitas kredit PT Primer Agroindustri Makmur," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi di Jakarta Selasa (12/11).

Menurut Untung, sebelumnya Kejagung telah menetapkan Direktur Utama PT Primer Agroindustri Makmur berinisial RFK sebagai tersangka berdasar Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No.print-105/F.2/Fd.1/10/2013, tanggal 18 Oktober 2013.

Dalam kasus ini, penyidik menduga adanya penyimpangan dari total permohonan kredit sebesar 14 juta dolar AS, sehingga merugikan negara sekitar 9 juta dolar AS. Sebelum ditangani Kejagung, kasus ini telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 25 Februari 2013 lalu.

Berdasarkan dokumen KPK, kucuran kredit itu sesuai memo nomor 614/Kkorp-Ank/M/2007 tanggal 23 November 2007, perihal permohonan fasilitas KIU dan KMKU. Kredit tersebut juga dikucurkan berdasarkan Surat Keputusan Kredit (SKK) nomor 395/Kkrop-Ank/KK/2007 yang ditandatangani oleh Agus Ruswendi yang saat ini menjabat Dirut BJB dan Entis Kushendar selaku Direktur Kredit.

Kredit tersebut diduga menyalahi prosedur perbankan yang sesuai dengan ketentuan pemberian kredit yang sehat dan prinsip kehati-hatian.